Langkau ke kandungan utama

Retirement: What's your number?

Dipetik daripada Prudential Official website

Retirement: Not an age, but a number


HERE's a REVOLUTIONARY IDEA. YOU CAN RETIRE AT ANY AGE YOU WANT, AS LONG AS YOU HAVE THE RIGHT NUMBER.



Your number is the amount needed for the retirement lifestyle of your choice. The amount that matches your retirement dreams. The amount that gives you peace of mind in retirement.

Everyone has a unique number. Use Prudential's Retirement Calculator to estimate yours. It's a lot easier to plan for that Big Day when you have a clear number in mind. You may even find retirement a lot closer than expected. After all, who says you have to retire at 55?

Begin now, and you'll discover that with the right number, you too can retire at any age you desire.

Important retirement considerations

  •  Know your goals

You need to save 70% of your pre-retirement expenses to support a basic lifestyle. More if you want a higher living standard.

Malaysians don't plan properly:

Although 72% claim that they are saving for retirement, a whopping 41% don't think or are not sure that they are saving enough. They just save as much as they can now. - Prudential Retire-meter 2008

  •  Life spans are increasing

Medical advancements have resulted in longer life spans, which means longer retirement periods. Your retirement years could outnumber your working years.

Is EPF sufficient?

More than half of Malaysians are not sure if the Employee Provident Fund (EPF) is sufficient to fulfil their retirement needs and lifestyles. - Prudential Retire-meter 2008

By starting early, you could save 87% more by age 60. Time is one of the biggest factors affecting your nest egg growth. Generally, the longer the savings period, the greater the compounding benefits.


  •  Inflation: the enemy of wealth accumulation

Based on past inflation trends, you need 2.65 times of your retirement savings to meet the target amount you set 20 years ago*. Traditional financial vehicles like Fixed Deposits can barely outrun inflation.

*Calculated based on an inflation rate of 5% p.a.


  •  Malaysians feel the pinch

87% have felt the impact of inflation on their current lifestyles, resulting in expense cutbacks. - Prudential Retire-meter 2008

48% say that with inflation, they worry that they will not have enough money to take care of their retirement needs. - Prudential Retire-meter 2008

Ulasan

Catatan popular daripada blog ini

Cinta Dalam Hati

Saat cinta itu hadir, Kau tidak sedari, Bila kau rasai, Kau tak ingin ia pergi, Bila ia mulai hilang seri, Kau tak mengerti, Bila ia mahu pergi, Baru kau hargai... Lumrah duniawi... Letakkan nilai pada cintamu, Cinta hadir tidak sendiri, Mesti sulami dengan keihkhlasan hati, Setia mengikat janji, Kejujuran melingkari kasih yang terpatri, Bukan mudah menjaga cinta, Tidak semudah waktu ia hadir, dan pergi...

Perspektif dan Solusi

Meluangkan waktu berdua dengan satu-satunya anak daraku adalah waktu emas bagi kami. Di balik stereng, ditemani pemandangan hijau Kuala Klawang - suasana yang sempurna untuk kami saling bertukar pandangan. Gadis 16 tahun ini sangat gemar berbual topik berat. Small talk  jarang menarik minatnya.  Suatu petang ketika perjalanan balik dari Mahallah ke rumah kami, dia meluahkan tentang kesukarannya untuk bekerja dalam kumpulan. Dia rasa down , tak suka dengan konflik rakan sebaya yang masing-masing nak menang. Dan rasa tersisih juga. Sukar nak menempatkan diri. Oh ya, sedikit latar belakang - si anakku ini berasal dari kampung, bersekolah rendah aliran kebangsaan luar bandar dan kini bersekolah aliran Cambridge bersama rakan-rakan yang dibesarkan di bandar. Keadaan itu sendiri menjadi faktor. Aku sering memotivasikan dia agar melihat keadaan itu dari pelbagai perspektif.  Aku: S kena bangga tau, kamu dari sekolah tadika Kemas, sekolah kampung tapi Allah bagi peluang kamu seko...

Emosi

Saya beremosi. Disebalik kentalnya saya di mata orang..saya sebenarnya lemah. Saya manusia biasa yang ada emosi. Saya adakalanya penat berlagak kuat. Namun saya perlu kelihatan kuat mengharungi semua ujianNya. Saya tidak punya ramai sahabat. Kebelakangan ini, ada insan -insan yang saya anggap sahabat mengkhianati saya. Perlukah saya masih tenang menghadapi pengkhianatan dan fitnah dari sahabat sendiri. Sesungguhnya saya hanya manusia. Saya sambut juga ujian ini dengan air mata. Saya kalah juga dengan emosi .Adakala orang yang tersayang terlalai mengingati kita kerana tanggungjawabnya diwaktu saya perlukan dia.. juga saya kalah dengan emosi.. Rapuhnya saya. Saya hanya mampu berdoa agar Allah melembutkan hati saya untuk memaafkan seikhlasnya dan melapangkan jiwa saya. Tapi hari ini saya ingin meladeni emosi saya sebagai seorang wanita. Untuk hari ini...