Langkau ke kandungan utama

I Promise Myself....

(LAW OF ATTRACTION)
 
- To be so strong that nothing can disturb my peace of mind.
- To talk health, happiness, and prosperity to every person I meet.
- To make all my friends feel that there is something worthwhile in them.
- To look at the sunny side of everything and make my optimism come true.
- To think only of the best, to work only for the best and to expect only the best.
- To be just as enthusiastic about the success of others as I am about my own.
- To forget the mistakes of the past and press on to the greater achievements of the future.
- To wear a cheerful expression at all times and give a smile to every living creature I meet.
- To give so much time to improving myself that I have no time to criticize others.
- To be too large for worry, too noble for anger, too strong for fear, and too happy to permit the presence of trouble.
- To think well of myself and to proclaim this fact to the world, not in loud words, but in great deeds.
- To live in the faith that the whole world is on my side, so long as I am true to the best that is in me.
(Christian D. Larson,1912, Modified by The Secret 2007)

Ulasan

  1. Terlalu banyak berjanji pada diri hanya akan menjadikan tekanan, kegagalan bukanlah satu bebanan tetapi ia adalah satu detik perubahan. Iktiqad, ikhtiar berserta doa...insyaallah

    BalasPadam
  2. tekanan atau x sebnrnye terpulang pd diri kita utk memilih. kalau kita memaksa diri, mmg la pressure, tp kalau ciri tu sememangya ada pd kita, so its just a everyday lifestyle, maa. no pressure at all... what i wrote is only a motivation. kalau baca betul2, ia cuma senarai tabiat yg baik yg boleg diamalkan, dn x lari pun dari ajaran islam --> sabar, berbaik sangka, mengawal marah, bercakap dgn perkataan yg baik, menghormati hak diri dan org lain dll.

    BalasPadam

Catat Ulasan

Catatan popular daripada blog ini

Cinta Dalam Hati

Saat cinta itu hadir, Kau tidak sedari, Bila kau rasai, Kau tak ingin ia pergi, Bila ia mulai hilang seri, Kau tak mengerti, Bila ia mahu pergi, Baru kau hargai... Lumrah duniawi... Letakkan nilai pada cintamu, Cinta hadir tidak sendiri, Mesti sulami dengan keihkhlasan hati, Setia mengikat janji, Kejujuran melingkari kasih yang terpatri, Bukan mudah menjaga cinta, Tidak semudah waktu ia hadir, dan pergi...

Perspektif dan Solusi

Meluangkan waktu berdua dengan satu-satunya anak daraku adalah waktu emas bagi kami. Di balik stereng, ditemani pemandangan hijau Kuala Klawang - suasana yang sempurna untuk kami saling bertukar pandangan. Gadis 16 tahun ini sangat gemar berbual topik berat. Small talk  jarang menarik minatnya.  Suatu petang ketika perjalanan balik dari Mahallah ke rumah kami, dia meluahkan tentang kesukarannya untuk bekerja dalam kumpulan. Dia rasa down , tak suka dengan konflik rakan sebaya yang masing-masing nak menang. Dan rasa tersisih juga. Sukar nak menempatkan diri. Oh ya, sedikit latar belakang - si anakku ini berasal dari kampung, bersekolah rendah aliran kebangsaan luar bandar dan kini bersekolah aliran Cambridge bersama rakan-rakan yang dibesarkan di bandar. Keadaan itu sendiri menjadi faktor. Aku sering memotivasikan dia agar melihat keadaan itu dari pelbagai perspektif.  Aku: S kena bangga tau, kamu dari sekolah tadika Kemas, sekolah kampung tapi Allah bagi peluang kamu seko...

Emosi

Saya beremosi. Disebalik kentalnya saya di mata orang..saya sebenarnya lemah. Saya manusia biasa yang ada emosi. Saya adakalanya penat berlagak kuat. Namun saya perlu kelihatan kuat mengharungi semua ujianNya. Saya tidak punya ramai sahabat. Kebelakangan ini, ada insan -insan yang saya anggap sahabat mengkhianati saya. Perlukah saya masih tenang menghadapi pengkhianatan dan fitnah dari sahabat sendiri. Sesungguhnya saya hanya manusia. Saya sambut juga ujian ini dengan air mata. Saya kalah juga dengan emosi .Adakala orang yang tersayang terlalai mengingati kita kerana tanggungjawabnya diwaktu saya perlukan dia.. juga saya kalah dengan emosi.. Rapuhnya saya. Saya hanya mampu berdoa agar Allah melembutkan hati saya untuk memaafkan seikhlasnya dan melapangkan jiwa saya. Tapi hari ini saya ingin meladeni emosi saya sebagai seorang wanita. Untuk hari ini...